Contoh Khutbah Singkat “ Gerakan Melestarikan Lingkungan Hidup “

Advertisement
Advertisement
Contoh Khutbah Singkat “ Gerakan Melestarikan Lingkungan Hidup “ - Lingkungan hidup sudah seharusnya kita jaga dan lestarikan sebagai salah satu tanda kita melaksanakan sebagian perintah Alloh. Dalam al qur’an sudah jelas tersirat bahwa kita dilarang merusak alam semesta dengan berbagai macam cara, tapi kenyataannya manusia telah mengeksploitasi sampai dasar lautan sehingga terjadi bencana di mana-mana, banjir yang menyebabkan ribuan rumah tenggelam, tsunami yang mematikan ribuan orang, letusan gunung berapi hampir di setiap pulau.

Ini tandanya bahwa alam kita sudah rusak di rusak oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab yang hanya mementingkan diri sendiri, keserakahan manusia semakin menjadi dan tak bisa dielakan lagi, banyak gunung yang sudah rata, pasir besi yang sudah tidak bersahabat lagi dengan pantai, menjadi pemicu adanya gempa yang maha dahsyiat.

Tugas kita sebagai orang yang beriman adalah melestarikan lingkungan hidup dengan sebaik-baiknya, gerakan penghijauan harus benar-benar terealisasi dengan nyata agar lingkungan kita tetap terjaga. Berikut ini adalah Contoh Khutbah Singkat “ Gerakan Melestarikan Lingkungan Hidup “

Contoh Khutbah Singkat “ Gerakan Melestarikan Lingkungan Hidup “

KHUTBAH KE 1

اَلْحَمْدُ للهِ وَحْدَهُ، نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرُ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَهُوَ الْمُهْتَدُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا.
 أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى اْلأَمَانَةَ وَنَصَحَ لِلأُّمَّةِ وَتَرَكَنَا عَلَى الْمَحْجَةِ الْبَيْضَاءِ لَيْلَهَا كَنَهَارِهَا لاَ يَزِيْغُ عَنْهَا اِلاَّ هَالِكٌ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ دَعَا بِدَعْوَتِهِ اِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ, فَيَا عِبَادَ اللهِ اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي الْخَاطِئَةِ الْمُذْنِبَةِ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. وَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي مُحْكَمِ التَّنْزِيْلِ بَعْدَ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
وَإِذِ اسْتَسْقَى مُوسَى لِقَوْمِهِ فَقُلْنَا اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْحَجَرَ فَانْفَجَرَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًا قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَشْرَبَهُمْ كُلُوا وَاشْرَبُوا مِنْ رِزْقِ اللَّهِ وَلا تَعْثَوْا فِي الأرْضِ مُفْسِدِينَ
 
Sidang Jum’at yang berbahagia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita meningkatkan kualitas takwa kita kepada Allah Swt. dengan sebenar-benar takwa. Marilah kita berbuat baik terhadap sesama manusia, terhadap binatang dan setiap makhluk Allah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada kita. Dan janganlah kita berbuat kerusakan di muka bumi ini, karena sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang berbuat kerusakan. Ketahuilah bahwa Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna karena dilengkapi dengan akal, perasaan, nafsu dan syahwat. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan manusia, Allah telah menjadikan alam dan segala isinya untuk diolah menjadi mata pencaharian dan kenikmatan.

Allah Swt. berfirman:

كُلُوا وَاشْرَبُوا مِنْ رِزْقِ اللَّهِ وَلا تَعْثَوْا فِي الأرْضِ مُفْسِدِينَ
 
Artinya: “Makan dan minumlah kalian dari rizki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kalian bertebaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.” (QS. Al Baqarah: 60)

Disamping itu Allah telah mempercayakan tanggung jawab pemeliharaan alam dan isinya ini kepada manusia, yaitu sebagai khalifah fil ardh, meskipun pada mulanya malaikat meragukan kemampuan manusia memikul amanat tersebut.

Sidang Jum’at yang bebahagia.

Untuk menjaga lingkungan hidup, diperlukan adanya hubungan yang seimbang antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan alam sekitarnya. Manusia perlu memupuk rasa kasih dan sayang terhadap alam sekitarnya, sebagai kerangka membentuk lngkungan yang harmonis untuk kepentingan bersama. Karena Al Quran mengajarkan bahwa manusia tidak boleh merusak lingkungan. Namun yang terjadi adalah bahwa kerusakan yang terjadi di darat dan di laut yang membawa petaka bagi umat adalah ulah tangan manusia sendiri, akibat dari kecerobohan dan ketidakpedulian mereka terhadap pelestarian alam dan lingkungannya.

Sidang Jum’at yang berbahagia.

Coba kita perhatikan! Danau, sungai, bahkann seluruh lautan kini telah menjadi got raksasa dan gudang limbah tempat pembuangan semua jenis sampah sekitar 6,5 juta ton sampai terus mengalir ke laut setiap tahun. Dan puluhan ribu spesies tumbuhan dan binatang yang hidup di berbagai tempat kini menjadi punah. Seorang yang bijak tentu akan terusik hatinya dan bertanya: Planet bumi seperti apakah yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita? Sebuah dunia hijau dngan air terjun yang segar dengan laut bening atau sebuah bumi gersang, penuh asap, kering dan retak? Bukankah Al Quran telah menyatakan kepada Ulul Albab, orang-orang yang tercerahkan hati dan pikirannya untuk berikrar, Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan (alam semesta) ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa api neraka.”

Sidang Jum’at yang berbahagia.

Karena itu, sebagai penutup khotbah,marilah kita mengingat kembali perjalanan sejarah umat-umat terdahulu. Bagaimana Allah telah menghukum bangsa-bangsa yang pernah jaya dan memiliki peradaban yang tinggi, tapi karena mereka berbuat kerusakan, maka Allah menghancurkan mereka semua.Bencana semacam itu telah dialami oleh Kaum ‘Ad, kaum Tsamud, Dinasti Fir’aun, Imperium Romawi dan bangsa-bangsa lain.  

KHUTBAH KE 2

  إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمن سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَمَّا بَعْدُ مَعَاشِرَ المُؤْمِنِيْنَ عِبَادَ اللهِ : اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَرَاقِبُوْهُ مُرَاقَبَةً مَنْ يَعْلَمُ أَنَّ رَبَّهُ يَسْمَعُهُ وَ يَرَاهُ
   اللهم اغـفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات اللهم اعـز الاسلام والمسلمين واهلك الكفرة والمشركين ودمر اعدائنا واعدائك اعداء الدين بحق رب العالمين ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار برحمتك يا ارحم الراحمين والحمد لله رب العالمين 
 عباد الله ان الله يأمر بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون ولذكر الله اكبر استغفرالله لي ولكم

Semoga Contoh Khutbah Singkat “ Gerakan Melestarikan Lingkungan Hidup “ dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari dalam menjaga lingkungan hidup.

Advertisement