Contoh Teks Ceramah Khutbah Idul Adha Singkat Ikhlas Karena Alloh

Advertisement
Advertisement
Contoh Teks Ceramah Khutbah Idul Adha Singkat - Salam sejahtera bagi semua semoga senantiasa ada dalam lindungan Alloh SWT. Masih pada pembahasan khutbah, karena blog ini khusus menyajikan materi Ceramah dan Khutbah yang mana kali ini melengkapi tema dan wawasan ilmu tentang Khutbah Idul Adha dengan judul bahasan Ikhlas Menuju Alloh.

Segala pengorbanan baik dhohir maupun bathin harus senantiasa kita khususkan hanya karena Alloh, tanpa keikhlasan itu semua amalan kita tak ada gunanya termasuk dalam pelaksanaan Ibadah Haji dan berkurban. Kita melaksanakan ibadah haji bukan karena kita mau dipanggil pak Haji, kita berkurban tidak ada niat mau pamer kekayaan, tapi khusus karena Alloh.

Tidak menutup kemungkinan bahwa sikap ikhlas bukanlah hal yang mudah dan dapat difahami tapi ini merupakan hal yang sangat sulit karena urusannya dengan masalah hati. Jadi sikap ini akan bisa kita kendalikan dengan membersihkan hati terlebih dahulu, dengan memperbanyak dzikir dan pasrah kepada Alloh SWT.

Contoh Teks Ceramah Khutbah Idul Adha Singkat

Di bawah ini saya tulis Khutbah Idul Adha Singkat. Semoga bermanfaat.

Khutbah ke 1

الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر، لا إله إلا الله الله أكبر ولله الحمد
اَلْحَمْدُ للهِ وَحْدَهُ، نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرُ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَهُوَ الْمُهْتَدُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا.
 أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى اْلأَمَانَةَ وَنَصَحَ لِلأُّمَّةِ وَتَرَكَنَا عَلَى الْمَحْجَةِ الْبَيْضَاءِ لَيْلَهَا كَنَهَارِهَا لاَ يَزِيْغُ عَنْهَا اِلاَّ هَالِكٌ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ دَعَا بِدَعْوَتِهِ اِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ, فَيَا عِبَادَ اللهِ اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي الْخَاطِئَةِ الْمُذْنِبَةِ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. وَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي مُحْكَمِ التَّنْزِيْلِ بَعْدَ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (162) لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
 
Bertakwalah kepada Allah dengan sebaik-baiknya takwa, jadilah seseorang yang selalu merasa diawasi oleh Allah karena sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, Maha Mendengar, dan Maha Melihat. Takwa merupakan pakaian bagi orang yang beriman yang akan menutupi segala aurat dzohir dan bathin. Ingatlah selalu akan nikmat Allah yang telah emmberikan hidayah berupa nikmat Islam, agama dan jalan yang lurus, juga nikmat diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang yang mendapatkan petunjuk melalui ajarannya, dan orang-orang yang berusaha mengikuti sunah-sunahnya. Maka segala puji bagi Allah atas semua nikmat-nikmat yang agung tersebut.

Shalawt dan salam senantiasa tercurahkan kepada baginda tercinta habibana alkariim kangjeng Nabi Muhammad SAW.

Ayyuhal mukminun ‘ibadallah

Kegembiraan bagi kita semua umat Islam dengan datangnya hari Id yang mulia dan penuh keberkahan ini, hari raya kurban, hari raya kegembiraan dan suka cita. Hari raya yang Allah hadiahkan kepada kita umat Islam, hari raya yang dipenuhi dengan cahaya tauhid dan iman serta ketaatan kepada Allah dengan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya. Pada hari Idul Adha ini kaum muslimin mewujudkan keimanan mereka dengan ibadah haji dan kurban.

Yang pertama, ibadah haji. Ibadah haji adalah ibadah yang diwujudkan dengan jiwa dan harta, panggilan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebuah nikmat yang tidak didapatkan oleh semua orang. Ada orang-orang yang memiliki harta namun ia tidak menyiapkan hatinya untuk berangkat ke baitullah al-haram, sehingga tidak terwujud ibadah haji pada dirinya. Ada juga mereka yang ingin berangkat namun tidak memiliki kemampuan harta atau sedang mengalami sakit yang menghalangi mereka dari ibadah haji yang mulia.
Yang kedua adalah ibadah kurban, ibadah agung yang hanya boleh dipersembahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (162) لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
 
Artinya: Katakanlah: “Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” (QS. Al-An’am: 162-163)

Oleh karena itu, bagi shahibul kurban hendaknya menghadirkan niat di hatinya, bahwa ibadah kurban yang ia lakukan adalah perwujudan dari ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjauhkan diri dari bisikan-bisikan ingin dipuji sebagai dermawan atau sebagai orang yang mampu karena membeli hewan kurban yang termahal, lalu dikenal, na’udzubillah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, menjelaskan kedudukan orang yang suka minta dipuji oleh orang lain dalam beramal.

قَالَ اللهُ تَعَالَى: أَنَا أَغْنَى الشُرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلاً أَشْرَكَ فِيْهِ مَعِيَ غَيْرِيْ تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ
 
Artinya: “Allah Ta’ala berfirman: ‘Aku tidak butuh terhadap orang-orang musyrik atas kesyirikan yang mereka lakukan. Barangsiapa yang menyekutukan Aku dengan sesuatu yang lain, akan Ku tinggalakan ia bersama kesyirikannya‘” (HR. Muslim 2985)


Hadirin Yang Berbahagia

Sebagai penutup khutbah, semoga kita senantiasa bisa meluruskan hati kita dalam beramal yang semata-mata karena Alloh tidak ada rasa ingin pamer tehadap manusia.

Khutbah ke 2

 الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر، لا إله إلا الله الله أكبر ولله الحمد
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمن سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَمَّا بَعْدُ مَعَاشِرَ المُؤْمِنِيْنَ عِبَادَ اللهِ : اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَرَاقِبُوْهُ مُرَاقَبَةً مَنْ يَعْلَمُ أَنَّ رَبَّهُ يَسْمَعُهُ وَ يَرَاهُ
   اللهم اغـفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات اللهم اعـز الاسلام والمسلمين واهلك الكفرة والمشركين ودمر اعدائنا واعدائك اعداء الدين بحق رب العالمين ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار برحمتك يا ارحم الراحمين والحمد لله رب العالمين
 عباد الله ان الله يأمر بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون ولذكر الله اكبر استغفرالله لي ولكم

Itulah Contoh Teks Ceramah Khutbah Idul Adha Singkat yang dapat saya tulis semoga bermanfaat dunia akherat....

Advertisement