Contoh Teks Pidato Ceramah Singkat “Perintah Mengikuti Sunnah Rasul"

Advertisement
Advertisement
Contoh Teks Pidato Ceramah Singkat  - Mengikuti sunah rasul adalah suatu keharusan bagi umatnya, baik itu berupa ucapan, perbuatan bahkan diamnya. Sunnah Rasul merupakan amalan yang dilakukan oleh beliau yang hukumnya tidaklah tergolong wajib tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, dalam konteks sunnah ada sunnah muakkad yang kadar hukumnya hampir mendekati wajib.

Semua perbuatan Rasul adalah manifestasi dari wahyu yang diturunkan Alloh pada Rasul. Jadi pada hakikatnya dengan mengikuti sunnah rasul berarti kita telah melaksanakan perintah Alloh, kalau sudah melaksanakan perintah Alloh maka jaminannya sudah jelas adalah surga. Katagori sunnah sangatlah banyak, yaitu meliputi kehidupan sehari-hari dengan harmonis.

Prilaku yang telah rasul contohkan adalah standar mutlak yang benar-benar harus diikuti dan diamalkan. Hal ini mencerminkan pribadi yang cinta terhadap Rasul yang sejati. Seseorang tidak cukup mengucapkan I LOVE YOU ya Rasul tanpa adanya realisasi dan implementasi yang nyata pada kehidupan sehari-hari. Berikut adalah Contoh Pidato Singkat tenteng “Perintah Mengikuti Sunnah Rasul".

PERINTAH MENGIKUTI SUNAH RASUL
 
Perintah Mengikuti Sunnah Rasul


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُ قَـوْلِي ...أَمَّـا بَعْد : قـال الله تعـالى في كتـابه الكريم أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم  يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لأجَلٍ مُسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِنْ قِطْمِيرٍ


Yang terhormat ketua muhadharah
Yang terhormat para pembicara
Saudara-saudara sekalian yang saya cintai.

Untuk mengawali pidato saya, marilah kita bersama-sama memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan nikmat-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat bertemu dalam forum tanpa ada suatu halangan apapun. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan atas junjungan Nabi kita yang agung Muhammad SAW yang telah menjadi utusan Allah untuk menyampaikan berita gembira dan peringatan serta rahmat bagi ummat manusia di dunia ini.

Kemudian tidak lupa saya ucapkan banyak terimakasih kepada saudara protocol yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan pidato dihadapan saudara-saudara sekalian dengan mengambil sebuah tema: “ ANJURAN MENGIKUTI SUNNAH RASUL”.

Saudara-saudara yang dirahmati Allah!

Sungguh telah dating cahaya dan kitab suci Al-Qur’an yang nyata dari Allah dihadapan kita semua. Dengan Al Qur’an Allah akan memberikan petunjuk bagi siapa yang mengikuti ridfha-Nya ke jalan yang damai, dan membebaskan dari kegelapan menuju cahaya yang terang, serta menunjukan ke jalan yang lurus. Dengan Al Qur’an Allah akan mengisi hati seseorang dengan ilmu, iman, dan keyakinan. Dengan Al Qur’an Allah akan membersihkan semua akhlak atau perilaku yang jelek, dan menggantikannya dengan akhlak yang terpujj.

Dengan Al Qur’an Allah akan merubah sikap orang-orang beriman dari bau syirk dalam beribadah menjadi ikhlas karena Allah.  dan setelah ingkar dari kebenaran lalu mendapatkan petunjuk dan pertolongan, begitu juga setelah terjadi perpecahan karena fitnah menjadi persahabatan dengan berpegangan pada tali Allah, dan dan setelah terjadi kerusakan menjadi baik, setelah sengsara menjadi bahagia. Itu semua tiada lain karena rahmat Allah.

Sesungguhnya syari’at Allah itu mudah dan ajaran-ajaran –Nya adalah lurus yang mana telah memenuhi dan mencakup semua hal-hal yang mengarah kepada ketenangan dan ketentraman sebagaimana firman allah dalam Al Qur’an :

ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِنْ قِطْمِيرٍ
Artinya : “Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nya lah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.” (QS. Al Fathir: 13)

Ayat yang pendek ini memerintahkan kepada kita semua hendaknya agar berpegang teguh pada sunnah Rasul dan menjauhi hal-hal yang baru, yang bertentangan dengan agama. Karena semua hal yang baru dalam agama adalah bid’ah. Sebagaimana sabda Nabi sebagai berikut:

من عمــل عمــلا ليس عليــه امــرنا فهــو رد

Artinya: ”Barang siapa yang beramal yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah, maka di tolak” (Al Hadits)

Hadirin dan hadirat yang berbahagia.

Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita untuk selalu berpegang teguh pada kitab Allah dan sunnah Rasul. Jika kita berpegang pada keduanya, niscaya kita menjadi hamba yang shalaeh yang diridhai oleh Allah,. jika demikian, maka tidak diragukan lagi, bahwa surga tersedia dan terbuka bagi hamba Allah yang beriman dan selalu mengikiuti kitab Allah dan sunnah Rasul. Janganlah kita takut dan khawatir sesengguhnya Allah beserta kita. Di samping itu wahai saudara-saudara sekalian, ketahuliah bahwa dihadapan kita banyak orang-orang yang orientalis dan orang-orang kafir, dan dibelakang kita ad ornag Yahudi dan Nasrani. Mereka semua ingin menghancurkan agama islam.

Oleh karena itu, kemanakah sudara akan lari, wahai pemuda muslim? Tidak ada tempat berlari untuk saudara sekalian, kecuali berjuang dan berjihad untuk menghadapi ancaman ancaman mereka orang-orang Yahudi dan Nasrani, sehingga Negara kita menjadi baik, hukum-hukum Allah dan sunnah Rasul-Nya menjadi membumi di negeri tercinta kita ini. Marilah kita berjihad demi agama, bangsa dan Negara, janganlah kita takut dan khawatir seseungguhnya Allah menyertai hamba-Nya yang berbuat kebajikan. Barangkali inilah apa yang dapat saya sampaikan di hadapan saudara-saudara sekalian, jika ada kesalahan dan kekurangannya dari kata-kata saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhirnya , billahi taufik wal-hidaayah,

والسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Advertisement