Contoh Isi Pidato Sambutan Pendek - Hari Pahlawan Nasional

Advertisement
Advertisement
Contoh Ceramah Sambutan Singkat - Hari Pahlawan Nasional adalah agenda acara yang sudah dari dulu kita peringati, tepatnya pada tanggal 10 November. Hari pahwalan kita peringati tiada lain bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan kita yang sudah mati-matian memperjuangkan bangsa ini denga upaya untuk merdeka dan bebas dari penjajahan Belanda dan lainnya.

Moment perjuangan yang penuh darah dan kesedihan dalam melawan penjajah Belanda, rakyat Indonesia berjuang sekuat tenaga dengan mangorbankan jiwa dan raga bagkan nyawa. Kita sebagai anak bangsa yang hidup di abad kemerdekaan tidak boleh melupakan sejarah, bahkan ironinya di sekolah kita hampir tak mengenal para tokoh-tokoh negara yang menjadi ikon besar di masing-masing daerahnya.

Pada blog yang sangat sederhana ini, kami akan mengulas sedikit sejarah lewat contoh pidato sambutan singkat pada peringatan hari pahlawan nasional dengan tujuan untuk mempermudah anda semua dalam mencari referensi seputar contoh pidato lengkap dan kami berharap semoga artikel yang sangat singkat ini dapat bermanfaat bagi anda semua. Jangan lupa terus berkunjung ke blog ini untuk mendapatkan contoh pidato dan khutbah yang peling lengkap dan mudah difahami.

Contoh Isi Pidato Sambutan Pendek - Hari Pahlawan Nasional

 
Assalamu a’laikum wr.wb

Dengan iringan rahmat dan hidayah dari Alloh, tepat pada tanggal 10 Nopember tahun 2015 ini kita bangsa Indonesia memperingati hari yang sangat bersejarah yakni hari pahlawan.

Sebagaimana saudara-saudara maklumi, bahwa pada tanggal 10 Nopember 1945 yang lalu di surabaya terjadi pertempuran yang sangat sekali, yang pada waktu itu dilakukan oleh arek-arek surabaya untuk menghancurkan tentara kaum penjajah yang bercokol di bumi kita, terutama yang ada di surabaya.

Dengan semangat berkorban yang menyala-nyala arek-arek Suroboyo yang dipimpinoleh Bung Tomo dan kawan-kawannya dengan mengucapkan kalimat takbir, Allohu Akbar-Allohu Akbar, arek-arek suroboyo menyerbu dan mengusir tentara sekutu, sebab arek-arek Suroboyo mempunyai keyakinan yang mendarah daging bahwa mati dalam membela negara adalah mati syahid. Semboyang arek-arek Suroboyo pada saat itu ialah : “Lebih baik kita mati berkalang tanah, daripada hidup dijajah.”

Dengan semangat kepahlawanan dan keberanian, juga didasari dengan cinta tanah air, arek-arek Suroboyo itu kemudian menjalar perlawanan yang hebat, dikota-kota lain untuk mengusir kaum perusuh dan penajajah. Dengan dibekali iman dan tawakal kepada Tuahan, jiwa patriotik arek-arek Suroboyo, maka perlawanan menjadi bersifat nasional, hingga menggoncangkan seluruh dunia,. Dimana dewan keamanan PBB ikut campur tangan dalam usaha menyelesaikan sengketa kita dengan pihak Belanda.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air!

Didalam kesempatan ini, kami tidak akan menerangkan kembali secara terperinci, mengnai soal-soal yang berkenan dengan revolusi, yang penting bagi kita adalah mengambil hikmah dan suri tauladan dengan adanya peringatan tersebut. Sebagaimana kita maklumi tentang semangat patriotik arek-arek Suroboyo dalam rangka mengusir penjajah.

Maka dari itu, kita ambil hikmah dari jiwa 45 itu bagi suksesnya pembangunan.
Sebagai akhir sambutan kami dengan penuh harapan agar saudara-saudara terutama generasi muda, sebagai generasi penegak dan penerus cita-cita bagsa, mewarisi jiwa pahlawan dan patriot untuk didamabaktikan kepada bangsa dan negara.

Dan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan taufik dan hidayahnya kepada semua bangasa Indonesia. Terimakasih.

Wassalamu ‘alaikum wr.wb

Itulah contoh teks pidato sambutan singkat hari pahlawan nasional yang dapat kami tuliskan untuk anda semoga bermanfaat.

Advertisement