Contoh Pidato Singkat Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional

Advertisement
Advertisement
Pidato Pendek HKSN - Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional merupakan hari yang sangat bersejarah dalam perjalanan Indonesia. Moment bersejarah ini diabadikan sejak peristiwa yang sangat istimewa dan bersejarah tanggal 20 Desember 1948 yaitu ketika terjalin kemanunggalan TNI dan rakyat persis sehari setelah terjadi agresi militer Belanda.

TNI dan rakyat Indonesia bersatu untuk mengusir penjajahan Belanda dengan segenap kekuatan dan pemikiran jernih. Hal ini menjadi moment kesetiakawanan yang sangat tulus digambarkan oleh TNI dan rakyat atas dasar tanggung jawab penuh dengan bangsa ini untuk terjalin Negara yang aman tentram dan merdeka  dari semua penjajah yang ingin merebut NKRI.

Dengan semangat kesetiakawanan itu, rakyat membantu dan memberikan segala sesuatu yang mereka miliki untuk senantiasa membantu pahlawan mereka yang berjuang berperang melawan belanda. Begitupun sebaliknya, TNI bertempur dan melindungi rakyat dari kekejaman penjajah Belanda dan berupaya memberikan yang terbaik selagi mereka mampu.

Di bawah ini kami akan menuliskan teks pidato singkat hari kesetiakawanan sosial nasional yang bertujuan untuk mempermudah dan melengkapi pustaka keilmuan anda. Pidato singkat ini semata-mata kepedulian kita terhadap HKSN yang telah lama kita peringati sebagai bentuk perhatian kita sebagai warga Indonesia. 

Contoh Pidato Singkat Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Saudara-saudarasebangsa dan setanah air Indonesia yang berbahagia.

Puja dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt,karena pada pagi hari ini kita sekalian masih ditaqdirkan oleh Allah Saw bisa berkumpul disini dalam acara memperingati Hari Kesetiakawanan setiap tanggal 20 Desember.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air Indonesia yang berbahagia.

Pada tanggal tersebut segenap lapisan bangsa Indonesia mengenang sejarah,bahwasanya para pejuang kita tidak sedikit yang gugur mendahului kita untuk menumpas para penjajah  Belanda yang berdian di kota Yogyakarta.Mereka para pejuang bermandikan darah,tak pantang mundur,harta dan nyawapun jadi korban,semuanya itu tidak diperdulikan sama sekalai,karena demi bangsa Indonesia yang tercinta ini.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang berbahagia.

Peristiwa Au memang sangat mengerikan,bagi kita khususnya generasi muda,dengan peristiwa itu hendaknya generasi muda mampu untuk menciptakan rasa kesetiakawanan,menggalang kesatuan dan persatuan,menghidupkan gotong royong.Agar termasuk ikut mendukung sepenuhnya dalam masa pembangungan ini.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air Indonesia yang berbahagia.

Marilah kita bersama-sama berdo’a kepada Allah Swt agar para pejuang kita yang meninggal di medan perang senantiasa mendapat tempat yang baik di sisinya.Mudah-mudahan generasi sekarang dan yang akan datang mampu meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan keimanan dan ketaqwaan,serta memimpin bangsa Indonesia tenang,damai,sejahtera,jaya untuk sepanjang masa.

Demikia sambutan sederhana kami yang begitu singkat,mudah-mudahan membangkitkan semangat generasi muda untuk meneruskan para pejuang kita,Ihdinash Shiraatal mustaqiim.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh   

Itu saja yang dapat kami tulis semoga contoh pidato singkat ini dapat berguna bagi kita semua dalam mengaplikasikan semua perjuangan para pahlawan dan rakyat terdahulu yang telah membela negara dan memperjuangan negara ini dari penjajah.
  

Advertisement